Skip to main content

hilang djiwa


T I N G G A L
a t a u
T U N G G U
It takes a little patience and faith, but it’s worth the wait.”

Karena semua yang terjadi pasti datang dari dua sisi. Walaupun sisi lain itu adalah bayangan kita sendiri.

Pada dasarnya diri sendiri dapat mengajarkan kehilangan. Kalau bertanya siapa, akan ku jawab bayangan. Kalau ditanya kapan, akan ku suruh ke tempat gelap. Akan ku tanya, apakah masih ada bayangan yang datang dari dirimu sendiri?

Kehidupan memberikan pelajaran, tentang siapa yang datang saat butuh dan meninggalkan saat dipikir sudah cukup. Nantinya akan kembali lagi, itu urusannya. Lemahnya aku tidak dapat menolak kepulangannya kepada diriku. Dan jika tidak kembali, aku yang mencari. Walau aku bukan pulangnya yang sungguh.

Lugu atau tabu? Mudahnya diriku jatuh dengan orang yang jelas – jelas tidak diperuntukan. Afeksi yang ku berikan tidak terbalaskan. Keluh dalam diri terbawa oleh angin menjadi tak terhiraukan, tak terdengar, tak terlihat. Lalu hati sebagai panca indera ke enam telah tewas.

Comments